Skip to main content

Bagaimana Hukum Membakar Al-Qur’an

Di suatu daerah ada seorang yang ahli membaca Al-Qur’an sehingga ia memiliki keistimewaan dapat mengetahui apa yang belum atau akan terjadi. Ketikak tahu akan terjadi banjir besar dalam waktu dekat, misalnya, dia membakar Al-Qur’an yang ia miliki dengan alasan khawatir terkena banjir, yang nantinya Al-Qur’an tersebut bisa terabaikan dan berada di tempat yang tidak semestinya.

Pertanyaan
Bagaimana hukum membakar Al-Qur’an dengan alasan seperti di atas?

Jawaban
Terdapat perbedaan pendapat di antara ulama; menurut pendapat yang lebih unggul tidak boleh, karena intuisi (ilham) mengetahui hal ghaib seperti yang tergambar dalam deskripsi masalah, tidak bisa dijadikan pijakan hukum, dan pembakaran Al-Qur’an seperti dalam kasus di atas disamakan dengan membakar Al-Qur’an tanpa alasan, yang hukumnya haram.

Sedangkan pendapat yang lainmenyatakan bahwa, bila orang tersebutbetul-betul orang yang dijaga oleh Allah SWT (waliyullah), maka hukumnya boleh, karena ilham tersebut dapat dijadikan pijakan hukum, seperti yang terjadi pada Nabi Khidir AS yang membunuh anak tidak berdosa (secara lahiriah), dan juga seperti Ibu Nabi Musa AS ketika membuang Musa kecil ke sungai Nil.

Rujukan


Referensi: Santri Salaf Menjawab | Pustaka Sidogiri

Catatan: Perbedaan pendapat di kalangan ulama suatu kewajaran dalam kajian fikih, harap maklum.