Skip to main content

Bersentuhan Dengan Perempuan Lain

Ketika kita berada di tempat ramai yang penuh sesak dengan manusia, bersentuhan kulit satu sama lain adalah hal yang tidak bisa dihindari.

Pertanyaan

Adakah pendapat dari kalangan Syafiiyah yang menyatakan bahwa bersentuhan kulit antara laki-laki dengan perempuan ajnabiyyah (perempuan non-muslim) tidak membatalkan wudhu?

Jawaban

Kalau perempuan itu menurut ‘uruf mensyahwatkan, maka membatalkan wudhu tanpa adanya khilaf. Kalau perempuan itu masih shaghirah (kecil) atau sudah sangat tua (‘ajuz) yang sampai pada batas tidak mensyahwatkan, maka ada dua pendapat: a) batal dan b) tidak batal.

Rujukan

Referensi: Santri Salaf Menjawab | Pustaka Sidogiri

Catatan: Perbedaan pendapat di kalangan ulama suatu kewajaran dalam kajian fikih, harap maklum.